Monday, May 30, 2011

Media Pengajaran KOKAMI kotak dan kartu misterius)


Media Pembelajaran Fisika
            Keberhasilan seseorang dalam belajar sangat ditentukan oleh adanya keinginan atau dorongan untuk belajar. Keinginan atau dorongan untuk belajar disebut motivasi. Dengan kata lain motivasi adalah seluruh atau totalitas kekuatan yang tersembunyi dalam diri seseorang yang dapat dikerahkan untuk melaksanakan sesuatu yang lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya dalam mencapai tujuan tertentu. Dimyati menyatakan, motivasi sebagai dorongan mental yang menggerakkan dan mengarahkan perilaku manusia, termasuk perilaku belajar. Motivasi belajar merupakan faktor psikis yang bersifat non-intelektual dan peranannya yang khas dapat menumbuhkan gairah, merasa senang dan bersemangat dalam belajar yang pada gilirannya dapat meningkatkan aktivitas belajar. Oleh karena itu untuk membangkitkan motivasi siswa, seorang guru sebaiknya menggunakan media atau alat peraga yang dapat menarik minat siswa untuk aktif dalam pembelajaran, sehingga dapat mempercepat pencapaian tujuan pengajaran.
Media pembelajaran dapat diartikan sebagai alat-alat audio visual yang dapat dilihat dan didengar sehingga memunculkan komunikasi yang lebih efektif dan efisien. Gerlach dan Eli, menyatakan bahwa media pembelajaran merupakan materi atau kejadian yang membuat siswa mampu memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap.
            Fisika merupakan bagian dari sains yang mempunyai dua aspek penting yaitu aspek proses dan aspek produk. Fisika sebagai proses secara garis besar meliputi penemuan masalah dan perumusannya, perumusan hipotesis, menganalisis data dan menarik kesimpulan, sedangkan fisika sebagai produk terdiri atas berbagai fakta, konsep, prinsip, hukum dan teori yang terorganisasi secara sistematis membentuk bangunan ilmu pengetahuan. Kehadiran media pembelajaran fisika mempunyai peran yang sangat penting, salah satunya adalah peranan dalam membangkitkan ketertarikan dan sikap positif siswa terhadap pembelajaran fisika.
           
Media Pengajaran KOKAMI
            Danim menyatakan bahwa media merupakan seperangkat alat bantu atau pelengkap yang digunakan oleh guru untuk berkomunikasi dengan siswa. Salah satu media pembelajaran yang dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar siswa adalah media KOKAMI. KOKAMI (kotak dan kartu misterius) merupakan salah satu jenis media yang dikombinasikan dengan permainan bahasa. Penerapannya melibatkan seluruh siswa, baik siswa yang biasanya pasif maupun yang aktif. Dengan demikian, permainan ini sangat baik digunakan dalam kelas yang heterogen. Menurut Kadir gabungan antara media dan permainan ini mampu secara signifikan memberikan motivasi dan menarik minat siswa untuk aktif terlibat dalam proses pembelajaran.
            Pembelajaran dilaksanakan dengan cara mempersiapkan kelengkapan seperti sebuah kotak berukuran 30 x 20 x 15 cm, 30 buah amplop ukuran 8 x 14 cm, dan berisi 30 lembar kartu pesan ukuran 7,5 x 12,5 cm. KOKAMI dapat dibuat secara sederhana yang fungsinya sebagai wadah tempat amplop-amplop berisi kartu pesan. Kartu pesan merupakan kartu yang berisi materi pembelajaran yang sedang diajarkan saat itu. Kartu pesan tersebut dimasukkan di dalam amplop yang di dalamnya berisi materi pelajaran yang ingin disampaikan kepada siswa, diformasikan dalam bentuk perintah, petunjuk, pertanyaan, pemahaman gambar, bonus atau sanksi.
            Pembelajaran menggunakan media KOKAMI memiliki beberapa peraturan sebagai berikut.
a.       Masing-masing kelompok terdiri dari 6-8 siswa. Tiap kelompok duduk menghadap papan tulis. Media KOKAMI dan kelengkapannya diletakkan di depan papan tulis di atas meja, sedangkan pada papan tulis guru sudah menyiapkan sebuah tabel skor.
b.      Anggota setiap kelompok diwakili seorang ketua yang dipilih oleh guru bersama-sama siswa.
c.       Selama permainan berlangsung, ketua dibantu sepenuhnya oleh anggota.
d.      Ketua kelompok selain bertugas mengambil satu amplop dari dalam KOKAMI secara acak dan tidak boleh dilihat, juga membacakan isi amplop dengan keras dan harus diperhatikan oleh semua anggota.
e.       Anggota kelompok bertanggung jawab menyelesaikan kartu tersebut.
f.       Kelompok lain berhak menyelesaikan tugas yang tidak dapat diselesaikan oleh salah satu kelompok.
g.      Pemenang ditentukan dari skor tertinggi dan berhak mendapatkan bonus.
h.      Kelompok yang hanya mendapatkan setengah atau kurang dari setengah jumlah skor pada setiap kartu pesan akan mendapatkan sanksi.
Media KOKAMI yang digunakan berupa kartu pesan yang berisi pertanyaan-pertanyaan tentang kalor. Materi tentang kalor dapat disampaikan dengan media KOKAMI karena materi kalor berhubungan dengan kehidupan nyata yang ada disekitar siswa. Siswa dihadapkan pada permasalahan nyata tentang kalor melalui media yang menarik, sehingga siswa dapat memahami materi tersebut.

8 comments:

  1. mas hakim.saya tertarik untuk mengetahui lebih ttg KOKAMI ..ada gak buku referensinya?dari hasibatun ni'mah sidoaro

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk mencari dan mendaptkan buku itu dimana ya soalnya saya sangat memerlukannya sekarang...???

      Delete
  2. maaf, untuk mencari buku tentang KOKAMI tsb d mn ya dan penerbitnya siapa?
    mohon di beri tahu kan ya
    terima ksh sblmnya

    ReplyDelete
  3. iya dimana ya saya juga membutuhkannya

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. Dimna sih nyari buku itu..sebenernya ada gk yah bukunya

    ReplyDelete
  7. untuk mendapatkan bukunya dimana mas hakim? soalnya saya udah nyusun sripsi tapi tidak tau cara mengutipnya. mohamn bantuannya terimakasih

    ReplyDelete